Nilai Kerukunan Dalam Sawér Pangantén Di Desa Lebak Anyar Pasawahan Kabupaten Purwakarta
Keywords:
nilai, kerukunan, sawér panganténAbstract
Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan nilai kerukunan dalam kegiatan sawér pangantén pada upacara adat pernikahan Sunda di desa Lebak Anyar Pasawahan Kabupaten Purwakarta. Topik pembahasan meliputi kajian tentang asal usul, pengertian, bentuk kegiatan, serta nilai-nilai yang terkandung dalam kegiatan sawer panganten. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian kepustakaan (literature review) dan studi lapangan. Pengumpulan data ini dilakukan dengan menggunakan Teknik observasi dan wawancara. Kajian ini menyimpulkan bahwa kegiatan sawér pangantén memiliki nilai-nilai positif yang dapat menjadi tuntunan hidup bagi pasangan yang baru saja menikah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga kearifan lokal dan melestarikan budaya Sunda. Kajian ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan informasi yang bermanfaat bagi pasangan yang ingin menjalani kehidupan berumah tangga yang harmonis dan bahagia. Hasil kajian ini berupa nilai-nilai yang dijadikan dasar untuk mengembangkan kehidupan berumah tangga, salah satunya adalah nilai kerukunan. Nilai kerukunan merupakan nilai utama yang tekandung dalam kegiatan sawér pangantén pada masyarakat desa Lebak Anyar. Kegiatan sawér pangantén ini dapat diaplikasikan sebagai strategi pembelajaran dalam menanamkan nilai kerukunan di sekolah menengah.








